MAHARDIKA DWI ATMAJA
A08
Observasi Produk & Identifikasi
Nama Produk: Sabun Mandi Cair (Kemasan Botol Pump 500ml).
Fungsi Utama: Membersihkan kulit dari kotoran, minyak, dan bakteri, serta memberikan keharuman.
Perkiraan Tahapan Produksi:
Ekstraksi bahan baku (minyak sawit/kelapa untuk sabun, minyak bumi untuk botol plastik).
Manufaktur (pencampuran bahan kimia sabun).
Pembuatan kemasan & pengemasan.
Distribusi ke toko/supermarket.
Penggunaan oleh konsumen.
Pembuangan akhir (limbah cair ke selokan, botol ke tempat sampah).
2. Tabel Input–Output Produksi
Berikut adalah tabel analisis inventaris (Inventory Analysis) sederhana sesuai format yang disarankan pada gambar:
| Tahap Produksi | Input Utama | Output Utama |
| Produksi Bahan Baku | Minyak kelapa sawit (CPO), air, garam alkali (NaOH/KOH), minyak bumi (untuk bahan plastik). | Limbah tandan sawit, emisi CO2 (dari perkebunan/kilang minyak), limbah cair awal. |
| Proses Manufaktur | Energi listrik (untuk mixer/pemanas), air bersih, pewangi sintetis, zat aditif/pengawet. | Produk sabun cair (bulk), limbah cair pencucian mesin, uap panas. |
| Pengemasan | Biji plastik (HDPE/PET), kertas label, tinta cetak, energi listrik (mesin molding). | Botol sabun siap jual, sisa potongan plastik (scrap), sisa potongan label. |
| Distribusi | Bahan bakar solar (truk kontainer), kardus karton (secondary packaging). | Emisi gas buang kendaraan (CO2, NOx), jejak karbon transportasi. |
| Penggunaan (Konsumen) | Air bersih (volume besar untuk membilas), energi (jika pakai air hangat). | Air limbah domestik (greywater) bercampur residu sabun, busa. |
| Akhir Masa Pakai | - | Botol plastik bekas (sampah padat), pompa dispenser (sulit didaur ulang karena ada pegas logam). |
3. Refleksi Singkat
Apa yang saya pelajari:
Dari observasi ini, saya menyadari bahwa dampak lingkungan sabun cair jauh lebih kompleks daripada sekadar busa yang terbuang ke selokan. Ternyata, input energi dan material untuk kemasan (botol plastik tebal dan pompa) seringkali lebih besar dampaknya daripada sabunnya itu sendiri. Selain itu, fase penggunaan oleh konsumen mengonsumsi input air bersih yang sangat masif, yang sering luput dari perhatian kita.
Modifikasi produk:
Untuk mengurangi dampak, produk ini bisa dimodifikasi dengan menghilangkan botol pump dan beralih ke sistem refill (isi ulang) menggunakan kemasan pouch tipis yang menggunakan 70% lebih sedikit plastik. Atau lebih radikal lagi, kembali menggunakan sabun batang yang seringkali hanya butuh kemasan kertas tanpa plastik sama sekali dan lebih hemat air saat dibilas.
Peran konsumen:
Peran saya adalah berhenti membeli botol baru setiap kali sabun habis. Saya harus membeli kemasan refill dan menggunakan botol lama berulang kali. Saya juga harus bijak menggunakan air saat mandi agar tidak membuang sumber daya air bersih secara berlebihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar